Januari 28, 2021

local project

Seni Indonesia Hari Ini

Extraordinary: Musik Folk dari Sumba

2 min read

kahi ata ratu
Sumber : Auralarchipelago

Localproject.id – Extraordinary: Musik Folk dari Sumba – Kahi Ata Ratu, adalah seorang musisi perempuan yang lahir dan besar di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Sejak usia 13 tahun, ia telah menulis dan menyanyikan lagu-lagu dengan Bahasa daerah Sumba (Kambera) serta menggunakan instrument musik lokal, Jungga.

Jungga adalah sebutan untuk instrumen musik petik dari Sumba yang memiliki ragam bentuk, ada yang bentuknya seperti Ukulele, ada juga yang berbentuk seperti Kecapi. String yang digunakan pada Jungga juga berbeda-beda. Ada yang menggunakan dua string, ada juga yang menggunakan empat hingga enam string.

Untuk Jungga dengan empat atau enam string disebut juga dengan sebutan “Juk”, atau beberapa orang juga menyebutnya “gitar kampung.” Sedangkan Jungga dengan dua string diduga berusia lebih tua dari jungga bersenar empat dan tidak berasal dari instrumen gitar. Jungga bersenar dua berbentuk seperti lute dan menyerupai kapal yang berasal dari Sulawesi Selatan.

 

Sumber: Youtube Aural Archipelago

Ratu Jungga

Kahi Ata Ratu sendiri adalah salah satu musisi perempuan yang sangat piawai dalam memainkan instrument Jungga. Saking pawainya, sejak 40 tahun yang lalu ia telah dijuluki sebagai Ratu Jungga oleh masyarakat Sumba secara luas. Sesuatu yang dianggap extraordinary di tempat kelahirannya tersebut.

Karirnya dalam bermusikpun sangat luar biasa. Ia telah melakukan banyak pertunjukan mulai dari tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Karir internasional pertamanya adalah ketika diundang oleh Europalia International Art Festival di Belgia pada 2018 lalu, bersama dengan maestro sape Thambunesia dari Kalimantan, dan Batti-batti trio Turikale dari Sulawesi.

 

Baca Juga: Black Rawk Dog, The Old Man Stand Alone

 

Dalam bermusik, Kahi Ata Ratu merasa dirinya terpanggil untuk melakukan riset tentang lagu-lagu Sumba tempo dulu yang saat ini hampir punah. Tidak hanya itu saja, ia kerap melakukan kolaborasi dengan generasi tua di Sumba sebagai salah satu bentuk upaya pelestarian seni tradisi tersebut.

Kabarnya pada tahun 2020 ini Ratu Jungga akan diundang oleh salah satu festival besar di Melbourne, Australia. Meskipun belum ada konfirmasi secara resmi dari pihak penyelenggara, namun kabar tersebut tentu saja menjadi angin segar bagi dunia seni tradisi di Indonesia.

localproject.id – Seni Indonesia Hari Ini

 

 

 

4 thoughts on “Extraordinary: Musik Folk dari Sumba

Comments are closed.